Senin, 30 April 2012

Antara Pondok Cina dan Stasiun Kota


Hallo everyone, yah.. kali ini gw udah moved dari Kota yang namanya tapis berseri ke Ibunya kota negaranya Indonsia. Yah.. skarang gw tinggal di kotak yang berukuran gak lebih dari 3x3 dengan satu tempat tidur dan satu meja belajar. Kotak ini terletak di Belakang Toko Buku Gramedia yang ada Di deket Morgonda City Depok. Jadi klo mau cari gw dating kesini aja sekarang.

Ok ini adalah kejadian yang gw alami selama gw ada di sini udah sekitar 4 harian, satu hal yang buat gw heran sama masyarakat sekitar sini adalah tingkah dan pola mereka ketika menaiki kereta api, atau orang sini menyebutnya KRL Comuterline. 


Berdasarkan hasil analisis gw secara deskriptif gw mengelompokkan mereka2 yang menaiki kereta apai menjadi beberapa kelompok besar :

Kelompok yang pertama adalah mereka yang naik kereta api dengan tujuan untuk berkerja di kota, mereka bias berasal dari Bogor, Depok, dll. Biasanya golongan yang ini menintipkan kendaraan mereka di stasiun pemberangkatan mereka. Dan ketika mereka naik kereta mereka akan menggunakan headset dan masker kemudian berberdiri dan bermain dengan smartphone mereka masing2. Kelompok ini tidak suka berbicara dengan orang2 yang mereka tidak kenal, dan mereka cenderung apatis dengan keadaan kereta.

Kelompok yang kedua adalah mereka yang naik kereta dengan tujuan berdagang di kereta, mereka ini group yang hanya lewat saja, hanya ada di stasiun stasiun besar. Apa yang mereka jual bervariasi dari minuman botol, sampe mobil2an buat anak kecil. Harga yang mereka tawarkan sangat berbeda jauh dengan harga yang seharusnya. Jadi jika kalian mau menaiki kereta dan memerlukan minuman, sebaiknya beli dahulu sebelum membelinya di dalam kereta, itu akan lebih hemat.

Kelompok yang ketiga adalah kelompok yang gw sebut dengan Couple Company, iya Perusahaan Pasangan, kenapa gw sebut demikian ini kelompok jumlahnya akan membeludak ketika di hari2 weekend, dan lu semua akan kaget dengan ulah2 yang mereka lakukan di kereta. “What The” mungkin itu kan lu sebutin ketika lu berada di kereta dan lu sendirian.. iya mereka gak segan2 buat memeluk, merangkul, bahkan seperti bercumbu di dalam kereta, waah.. ini sih namanya dekadensi moral penumpang kereta. Hahahaa. Dan sayangnya gw belum berpasangan hidup di kota ini. :D


Kelompok yang ke empat gw menyebutnya adalah The Hurry Slavery Collage.. Budak2 kampus yang terburu2.. (red budak : anak2, bahasa Palembang) iya mereka biasanya menggunakan kereta karena lebih cepat ketimbang metro mini, dan kebetulan di daerah gw tinggal ada tiga kampus yang gw tau, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, dan Universitas Gunadarma. Kenapa terburu2? Karena gw sering melihat kelompok yang satu ini sampai melakukan sarapan di stasiun sembari mereka menunggu keretanya, wow ini bener2 membuat gw terheran2 karena gw yang dulunya kuliah gak segini2nya amat. Sampe makan aja harus di bawa ke stasiun. Oh iya tapi tetep soal fashion memang mereka nomer satu deh, dan gak salah klo orang2 mnyebutnya ini kota metropolitan. Pakaian mereka bener2 buat gw terheran2 jauh banget dengan gaya mahasiswa di tempat gw dulu. Dan ini bikin lu pada melek dah klo di kereta. Hahaaa…

OK, yang terakhir adalah mereka yang cumin kejebak dengan padat dan penuh penumpang kereta, seperti ibu2 yang baru pulang dari pasar, atau penumpang bus damri yang mau balik ke kampungnya, atau keluarga yang ingin berkunjung kerumah keluarganya. Yang jelas mereka juga harus ikut dan terjebak dalam siklus rantai kereta ini, berdiri, berdesakan, dan apatis. Mungkin itu yang lebih banyak terjadi di dalam kereta. Gak ada yang mau mengalah untuk ibu2 yg sudah tua untuk memberikannya tempat duduk, dan pura2 untuk tidur. Yaah,. Namanya juga kota metropolitan siapa yang mampu menyesuaikan diri dia yang akan bertahan.

Satu hal yang jadi pelajaran gw di kereta adalah Cari tempat dimana elu bias ngerasa enjoy, yaitu berdesakan dengan The Hurry Slavery Collage itu lebih menyenangkan.. hahaa.. Piss yoo…

Selasa, 24 April 2012

Romance Picture


Hi my blog, now I’m starting again to write you, words to words. To write down every single moment that I have, so I can remember all of my life, and share it with someone else, latter.

Today my Indonesian language is not working, so I wrote with English. I wanna share about the love I ever know. But the only one will understand what I mean is a people who I’m talking about.  I’m not to telling a story it was just words with many meanings, just a words, ya.. that’s all that I have. 
Exactly like my tittle it’s all about words that you will say when you looking a picture, a romance picture..

That innocent look you put up on your face, sometimes when you are sleep was the sight of love that I have seen. Now every single moment in my life, I kept pressing the shutter, and the keyboard, so that I won’t forget. My heart was filled with bittersweet happiness.


Just, Loving you... Just, loving you... I wish that was all it was.


That kiss we exchanged the rain was, the sight of two of us linking together, This feeling that will never feel again. I can’t explain it well, but my days have began to shine ever since I love you.


Just, loving you.. Just, loving you... It’s the happiness you have given me, I wish that was all it was....


Perpisahan selalu terjadi sebelum kesadaran dari perasaan kita. Tetapi tetap semua orang akan mengatakannya dengan senyuman, selamat tinggal, sampai bertemu lagi, atau selamat tinggal, sampai jumpa lagi di suatu tempat. Maka aku juga akan mengatakan ini padamu “selamat tinggal, sampai jumpa lagi di suatu tempat” .

It was the only anniversary cake, the love I ever know.


Jumat, 30 Maret 2012

belajar Gitar Simple Plan - everytime


Simple Plan - Everytime

Verse:

D

It was 3 a.m. when you woke me up

Bm G

Then we jumped in the car and drove as far as we could go

A

Just to get away

D

We talked about our lives until the sun came up

Bm G

And now thinking about how i wish i could go back

A

Just for one more day

D

One more day with you

Chorus:

D

Everytime i see your face

Bm

Everytime you look my way

G

It's like it all falls into place

A

Everything feels right

D

Ever since you walked away

Bm

You left my life in disarray

G

All i want is one more day

A D

Cuz all i need is one more day with you

Verse:

D

When the car broke down

We just kept walking along

Bm

Till it hit this town

G

There was nothing there at all

A

But that was all ok

D

We spent all our money on stupid things

Bm G

But if i look back now id probly give it all away,

A

Just for one more day

D

One more day with you

Chorus:

D

Everytime i see your face

Bm

Everytime you look my way

G

Its like it all falls into place

A

Everything feels right

D

Ever since you walked away

Bm

You left my life in disarray

G

All i want is one more day

A

Its all i need

G

One more day with you

Solo: G - Bm - D/C# - D - A - - - G - Bm - D/C# - D - A - - - D

Verse:

D

Now im sitting here

Like we used to do

Bm

I think about my life

G

And now there's nothin i won't do

A

Just for one more day

D

One more day with you

Chorus:

D

Everytime i see your face

Bm

Everytime you look my way

G

Its like it all falls into place

A D

Everything feels right (feels right)

D

Evertime i here ur name

Bm

Everytime i feel the same

G

Its like it all falls into place

A D

Everything, everything feels right

Bm G

You walked away just one more day

A D

Is all i need is one more day with you.

Senin, 26 Maret 2012

I WAS TRY BUT I LOSE.


I don’t understand what you want for me, but you can tell what you want me to do. You just say it and I’ll do my best for it. But you don’t, you not saying any, you not give me a change. Now I think I must go, I’ll hurt me more and more if I still get your in my fuckin shit smart phone. Sorry if I leave without saying any. It’s hard to me to do this but I know I’m not the man that you want and you will always be “lady rose” for me.

thanks for all of beuaty life story, and sorry for all..